Teks Fiksi Atau Ilmiah: Tips Produktif Menulis Bahasa Inggris

Written By: Cudy

14th June 2021

Memiliki kemampuan membuat karya tulis yang baik merupakan hal yang penting dalam kehidupan. Dari mulai berbicara hingga menulis bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia, pengalaman kita tidak akan terasa lengkap jika tidak membuat sejumlah karya tulis.

Dengan kemampuan membuat karya tulis yang baik, maka kita dapat meningkatkan pemahaman kita terhadap suatu topik. Karya tulis yang baik dapat menjadi bahan untuk diskusi, belajar, bahkan untuk meraih prestasi.

Menulis bukanlah hal yang mudah. Memiliki kemampuan menulis bahasa Inggris bukan hanya bergantung pada pengetahuan bahasa yang kita miliki, tetapi juga kualitas pengetahuan dan keterampilan membuat tulisan secara umum.

Selain itu, semakin dewasa, kita akan semakin banyak dituntut untuk banyak menulis karya sehingga produktifitas menjadi sangat penting.

Pada tulisan ini, kami akan memberikan beberapa tips produktif menulis karya fiksi dan ilmiah.

Berikut beberapa tips yang bisa kita pakai untuk meningkatkan produktivitas menulis bahasa Inggris di berbagai jenis tulisan:

1. Perhatikan Bahan Tulisan

Sebelum memulai menulis dalam bahasa Inggris yang baik, pertama-tama kita harus mengetahui apa yang ingin ditulis. Perhatikan hal-hal yang berkaitan dengan karya tulisan yang akan dibuat, apa tema, pokok pikiran, dan lain sebagainya.

Jika kesulitan ide, kamu bisa mencari inspirasi di internet, buku, majalah, atau bahkan dari teman-temanmu.

Ketika menentukan bahan tulisan, cobalah untuk mencari tahu segala sesuatu yang tentang bahan tulisan tersebut. Jangan menulis sesuatu yang topiknya tidak kamu ketahui.

2. Membuat Kerangka Pemikiran

Ketika kita menulis, ada baiknya membuat kerangka pemikiran sebelum memulai menulis. Perhatikanlah semua aspek yang harus dijelaskan dalam tulisan tersebut.

Apakah bahan tulisan ini berhubungan dengan cara pemecahan masalah? Apakah isi tulisan akan berisi alasan atau bukti?

Semua hal yang perlu dituliskan dalam tulisan harus dijelaskan dengan singkat dan jelas.

Kerangka pemikiran akan membantu kita untuk mengumpulkan ide yang cukup banyak. Dengan kerangka pemikiran, kita dapat mengatur pemikiran yang ada dan membuatnya lebih jelas.

Dengan demikian, kita tidak akan kebingungan menulis bahasa Inggris untuk karya fiksi maupun ilmiah ketika menghadapi topik yang rumit.

3. Menulis di Waktu Produktif

Pada umumnya, setiap orang memiliki waktu produktif berbeda-beda. Ada yang paling produktif saat berada di kelas, ada yang paling produktif saat berada di rumah, ada yang paling produktif saat pagi ataupun malam, dan seterusnya.  

Jadi, tidak ada salahnya jika kita mengumpulkan beberapa waktu produktif untuk menulis. Kita dapat menulis sendiri di ruang kelas, di ruang baca, di ruang tengah, ataupun di ruang keluarga saat dirasa otak kita paling produktif berpikir.   Untuk mengetahui waktu produktif yang paling tepat bagi kamu, kamu dapat melihat catatan harian ataupun memeriksa apakah ada waktu produktif yang paling banyak dilalui.

Untuk itu, gunakan catatan harian sebagai acuan kamu menulis di mana dan kapan, apa yang kamu tulis, dan lain sebagainya.

4. Menulis Secara Rutin

Dalam menulis secara rutin, kita akan lebih terbiasa untuk menulis, lebih memahami bagaimana cara menulis yang baik, dan juga lebih terbiasa untuk mengatur waktu kita.   Oleh karena itu, setiap hari pastikan kamu menulis. Dengan demikian, maka produktivitas menulis akan semakin tinggi.

5. Memperhatikan Struktur Tulisan

Dalam menulis, struktur tulisan merupakan hal yang sangat penting. Struktur tulisan merupakan kunci bagi kita untuk mengetahui bagaimana suatu tulisan dibaca dan dipahami.

Oleh karena itu, pastikan struktur tulisan yang dibuat oleh kamu memiliki unsur seperti: pembukaan, penjelasan, penutup, dan lain sebagainya. Jadi, buatlah struktur tulisan yang baik untuk meningkatkan produktivitas menulis.  

Selain itu, perhatikan tanda baca dan menghindari kata-kata yang repetitif. Jangan terlalu banyak menggunakan istilah dan terlalu sering menggunakan kata-kata yang tidak jelas.

6. Meminta dan Mempertimbangkan Pendapat Orang Lain

Terkadang, ketika kita membaca tulisan yang dibuat oleh diri kita sendiri, sulit menemukan kesalahan karena terlalu familiar dengan tulisan itu. Oleh karena itu, kita perlu meminta bantuan orang lain untuk membaca tulisan kita.   Proofreading merupakan langkah penting dalam menghasilkan karya tulis yang baik.

Orang lain bisa memberikan pandangan yang berbeda terhadap tulisan kita. Hal ini dapat membantu kita menemukan banyak kekurangan dalam tulisan kita.

Tips Menulis Cerita Fiksi

1. Letakkan cerita di seting latar tempat yang indah dan menarik

Tempat yang indah dan menarik dapat membuat pembaca tertarik untuk membaca cerita. Jika tempat tersebut adalah tempat asing, kamu dapat memberikan gambaran lengkap dengan memberikan fakta-fakta dan peta bagaimana letaknya di daerah itu.

Pembaca akan lebih mudah untuk mengingat tempat tersebut jika memiliki gambaran yang jelas. Pembaca juga dapat berimajinasi sendiri bagaimana rumah tersebut berada di tengah alam sekitar.

Selain tempat yang indah, tempat yang seram dan penuh misteri pun dapat menjadi tempat yang menarik. Tempat tersebut dapat membuat pembaca penasaran untuk membaca cerita lebih lanjut karena ingin tahu bagaimana cerita akan berakhir.

2. Berikan keterangan lengkap tentang karakter tokoh

Jika menulis cerita fiksi, kamu harus memberikan gambaran umum tentang siapa tokoh utama dan pendukung dalam cerita itu. Dengan memberikan gambaran umum, pembaca dapat lebih mudah mengingat siapa tokoh itu.

Selain itu, gambaran umum yang diberikan akan menjadi bahan pertimbangan bagi pembaca untuk memilih apakah si tokoh itu baik atau jahat.

Karena itulah, sebaiknya berikan kepada pembaca gambaran yang jelas tentang si tokoh utama agar tidak menimbulkan pertanyaan yang bersifat personal seperti “siapa orang ini?” atau “yang mana tokoh yang jahat dan yang baik?”

3. Buat alur yang rumit namun menarik

Alur yang rumit memiliki kesan menarik, tetapi juga membuat orang bingung. Pilihlah alur yang rumit dengan baik.

Sebagai contoh, bisa kamu lakukan dalam tulisan tentang peristiwa sejarah, dimana peristiwa masa lalu menggunakan alur yang rumit dan berulang-ulang untuk membangun gimmick.

Bisa juga dalam cerita fiksi kamu bisa membuat suatu kisah dengan alur yang tidak teratur dan menceritakan masalah kejiwaan yang dapat membuat pembaca bingung sekaligus penasaran. Keunikan suatu karya fiksi bukan hanya sekedar menggunakan kata-kata yang tidak umum, tetapi juga alur cerita yang menarik.

4. Jangan berhenti berkarya

Berhenti dalam menulis tidaklah baik, karena pada akhirnya akan membuat kita lupa pada sesuatu ide yang penting. Dalam membuat sebuah karya fiksi, kamu dapat menulis dalam jumlah banyak, dan tidak harus menulis satu hal yang sama.

Kamu dapat menulis ide, atau pemikiran yang muncul secara terus menerus, tanpa harus terbatas pada satu topik saja. Ide-ide itu akan membuat kamu semakin kreatif.

Tips Menulis Karya Ilmiah

1. Menentukan judul

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan judul. Judul merupakan hal yang penting dalam membuat karya ilmiah. Dalam judul sebuah karya ilmiah, maksud dan tujuan dari tulisan harus dapat diartikan.

Judul yang baik tidak menimbulkan kebingungan bagi pembaca. Jadi, pilihlah judul yang terkait dengan topik ilmiah dan mengandung arti penting bagi pembaca.

2. Menulis pendahuluan yang langsung pada intinya

Biasanya, suatu karya ilmiah diawali dengan paragraf pembuka yang memuat latar belakang penelitian, tujuan penelitian, dan landasan teori. Paragraf pembuka ini merupakan inti tulisan yang tidak perlu ditulis dengan panjang lebar.

Tulisan ilmiah biasanya berisi beberapa bagian yang memuat poin penting dari hasil penelitian.

Dengan demikian, pembaca tidak perlu membaca bagian yang tidak berkaitan dengan topik. Jadi, tulislah pembuka yang singkat, padat, namun jelas.

3. Perhatikan daftar pustaka dan referensi

Daftar pustaka merupakan daftar referensi yang menjelaskan pembaca untuk membaca lebih lanjut tentang suatu topik. Biasanya, apa yang ditulis di dalam suatu karya ilmiah tidak dapat berupa opini penulis.

Artinya, teori maupun gagasan di dalam tulisan tersebut harus dilandasi oleh penelitian terdahulu, mengandung fakta yang telah ditelusuri, dan jelas asal usul sumbernya.

Ingin tahu lebih jauh dan belajar bahasa Inggris otodidak maupun kursus bahasa Inggris online supaya bisa belajar di luar negeri? Atau ingin belajar membuat dan mencari template CV bahasa Inggris untuk meningkatkan produktivitas kerja?

Cudy adalah tempat yang tepat; latih keterampilan berbahasa, kemampuan bahasa Inggris, dan cari tahu cara cepat belajar bahasa Inggris, yuk mulai cari tutor!


Written by

Cudy

Cudy is an online marketplace for real-time learning where students can achieve mastery over their subjects by learning live from educators who are passionate about providing the best learning experience for their students.

Subscribe to our blog